Pendidikan itu mengobarkan api, bukan mengisi bejana

Minggu, 18 September 2022

Silakan menonton live webinar Motivasi dan Merdeka Belajar yang telah dilaunching pada RABU, 14 SEPTEMBER 2022 di bawah ini. Sebelum menyimak video webinar, bacalah dahulu panduan webinar di bawah ini.


Panduan Webinar:
Bapak/Ibu, Anda akan segera menyimak video sesi webinar kita. Sebelum mulai: (1) bacalah kembali catatan Anda ketika mengerjakan kuis Pre-Assessment; (2) Buka dokumen Lembar Aksi (yang sudah Anda unduh/print).

Motivasi adalah dorongan dari dalam diri dalam mengerjakan serangkaian aktivitas untuk mencapai suatu tujuan. Motivasi jadi kunci karena motivasi adalah energi yang dibutuhkan dalam mengembangkan dan melaksanakan strategi apa pun untuk mencapai tujuan. Motivasi menjawab pertanyaan “mengapa saya mengerjakan tugas ini?”.

Penjelasan mengenai motivasi dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu konten dan proses.

  1. Konten menjelaskan motivasi sebagai jenis-jenis kebutuhan manusia yang penting dipenuhi sehingga mempengaruhi tindakan seseorang. Pada kategori konten, kita akan mempelajari teori motivasi yang digagas Abraham Maslow yaitu teori Hierarki Kebutuhan Manusia. 
  1. Proses menjelaskan motivasi sebagai pola perilaku yang menghasilkan tindakan dalam mencapai tujuan. Pada kategori proses, kita akan mempelajari sebuah teori motivasi yang digagas Locke dan Latham yaitu Teori Menetapkan Tujuan (Goal Setting).

Apa saja kompetensi yang akan dilatih?

Menerapkan teori motivasi konten dan proses dalam menumbuhkan motivasi, sehingga berpotensi meningkatkan kinerja sebagai pendidik, maupun capaian pembelajaran murid. Praktik yang dilakukan meliputi:

  • Mengenali kebutuhan diri dan murid.
  • Menyusun tujuan pembelajaran di kelas.
  • Strategi umpan balik berkelanjutan.

Selamat menyimak video webinar di atas dan silakan baca serta gunakan gambar di bawah ini sebagai rangkuman materi Bapak/Ibu:


Demikian pertemuan kita di sesi ini. Bapak/Ibu, materi Semangat Guru 2 sudah dirancang agar padat pemahaman dan fokus pada praktik langsung. Saya menghimbau Bapak dan Ibu untuk segera mencoba kedua praktik yang kami telah siapkan. Kemampuan non-teknis Motivasi & Merdeka Belajar ini akan terasah jika Bapak/Ibu semakin sering mempraktikkan kedua resep dari kami.

Berikut adalah yang dapat Bapak/Ibu lakukan:

  • Cobalah kedua praktik tersebut (latihan).
  • Praktikkan dengan konsisten (sesering mungkin).
  • Ikutilah kegiatan diskusi kita di grup Telegram “Semangat Guru 2”.
  • Tanyakan di grup ini apapun tentang topik dan praktik kemampuan non-teknis ini.
  • Diskusikan juga di grup ini pengalaman Anda mencoba praktik ini.










Di webinar, saya akan memperkenalkan dua praktik menumbuhkan motivasi. Saya akan menjelaskan prosedur praktiknya, dan mengapa praktik ini akan efektif untuk mengasah motivasi. Untuk membantu Bapak/Ibu, Saya telah menyiapkan dua dokumen Lembar Aksi. Lembar Aksi ini adalah template dokumen untuk diisi ketika Anda praktik atau persiapan praktik.

Apa yang Anda perlu lakukan pada tahap ini?

  1. Mengunduh kedua dokumen Lembar Aksi di bagian ‘Materials’.
  2. Intip isinya (baca pertanyaannya, lihat isian apa saja yang diminta, dll.)
  3. Ketika Webinar nanti, simaklah pemaparan saya sambil membuka dokumen Lembar Aksi ini (bisa di-print out, bisa dibaca di layar laptop/smartphone/tablet).

Ada yang ingin saya jelaskan sedikit tentang kedua Lembar Aksi ini:

Lembar Aksi 1: Melakukan Refleksi Mengajar

Melalui Lembar Aksi 1, Bapak/Ibu diajak berlatih menumbuhkan motivasi dengan memetakan kebutuhan diri, menyusun tujuan mengajar Anda, dan merefleksikan pengalaman mengajar.

Lembar Aksi 2: Melakukan Refleksi Belajar

Melalui Lembar Aksi 2, Bapak/Ibu diajak berlatih menumbuhkan motivasi dengan melakukan asesmen diagnostik, memandu murid menyusun tujuan belajar, dan merefleksikan pengalaman belajar.

Silakan unduh kedua Lembar Aksi ini:
Langkah 1: Silakan Download Lembar Aksi Motivasi dan Merdeka Belajar.
Langkah 2: Ketuk satu kali pada judul Lembar Aksi 1 dan Lembar Aksi 2.
Langkah 3: Pilih simpan pada device yang Anda gunakan.
Langkah 4: File dokumen akan terunduh dan tersimpan di device Bapak/Ibu.

DOWNLOAD :
1. Motivasi - Lembar Aksi 1, Latihan Guru
2. Motivasi - Lembar Aksi 2, Aktivitas Kelas

Catatan:
Untuk pengalaman belajar yang maksimal, di mana Anda dapat bertanya mengenai masalah teknis dan materi dengan sesama peserta, trainer, dan admin maka bergabunglah di grup belajar Seri Semangat Guru. Grup belajar ini bisa Anda ikuti di grup Telegram. Untuk bergabung ke dalam grup Telegram Seri Semangat Guru, silahkan klik tombol di bawah ini.




QUIZ PRE ASSESSMENT MOTIVASI DAN MERDEKA BELAJAR (P1)

Soal 1. Apa pertanyaan kunci yang pertama-tama dijawab dari motivasi?


Soal 2. Merujuk teori Hierarki Kebutuhan Maslow, ketika murid merasa tidak memiliki ruang untuk berpendapat di kelas, apa kebutuhan yang belum terpenuhi?


Soal 3. Apa istilah yang digunakan untuk menyebutkan asesmen yang bertujuan mengenali kebutuhan kelas dan karakteristik individu murid yang unik?


Soal 4. Berikut adalah elemen merdeka belajar yang dibicarakan dalam pelajaran ini, kecuali…


Soal 5. Merujuk teori Hierarki Kebutuhan Maslow, ketika guru belajar untuk mengembangkan kapasitas diri, apa kebutuhan yang sedang dalam proses dipenuhi?


Soal 6. Ada 2 kategori yang digunakan sebagai kerangka berpikir dalam memahami motivasi, yaitu…


Soal 7. Teori Goal Setting menggambarkan proses rantai motivasi yang dimulai dari…


Soal 8. Menurut teori Hierarki Kebutuhan Maslow, manusia termotivasi perilakunya untuk memenuhi lima kebutuhan dasar, kecuali…


Soal 9. Berikut adalah definisi motivasi yang dibicarakan dalam pelajaran ini, kecuali…


Soal 10. Apa yang dimaksud dengan menetapkan tujuan yang menantang?


  • JAWABAN QUIZ PRE ASSESSMENT P1:
    01. A
    02. D
    03. A
    04. D
    05. D
    06. C
    07. C
    08. D
    09. D
    10. C

 Sebelum mulai menyimak Webinar, ada dua hal yang kita akan lakukan. 

  • Pertama, Bapak dan Ibu akan mengerjakan kuis Pre-Assessment (halaman ini).
  • Kedua, berkenalan dengan dokumen Lembar Aksi (halaman selanjutnya).

Di halaman ini Bapak/Ibu akan berkenalan dengan beberapa istilah kunci pelajaran kita melalui kuis. Dengan demikian, ketika nanti Bapak/Ibu mengikuti webinar, Bapak/Ibu sudah lebih familiar dengan istilah-istilah tersebut (jadi kuis ini bukan untuk mengukur pemahaman, ya Bapak/Ibu).

Berikut adalah beberapa catatan tentang pengerjaan kuis Pre-Assessment:

  1. Terdiri dari 10 soal pilihan ganda.
  2. Bisa dikerjakan dalam 10-15 menit.
  3. Silakan memilih jawaban yang paling tepat.
  4. Silakan catat yang Anda pelajari di kuis ini (siapkan buku catatan).

Apakah Bapak/Ibu sudah siap? Mari kita mulai mengerjakan kuis!






Halo Bapak/Ibu Guru. Selamat datang di Program Semangat Guru 2, pelajaran Motivasi & Merdeka Belajar. Nama saya Bukik Setiawan. Saya akan mendampingi Bapak/Ibu dalam pelajaran Motivasi & Merdeka Belajar.

Sebagai pemikir #MerdekaBelajar saya merintis sejumlah inisiatif pendidikan untuk mewujudkan pendidikan merdeka belajar bagi semua dan setiap anak Indonesia. Ketua Yayasan Guru Belajar, pendiri Komunitas Guru Belajar Nusantara, Jaringan Sekolah Madrasah Belajar, Komunitas Pengawas Belajar Nusantara, Komunitas Dosen Belajar, dan Lingkar Daerah Belajar. Kita bisa dapat menjalin komunikasi melalui media sosial di instagram @Bukik.

Mengapa belajar “Motivasi dan Merdeka Belajar”?


Guru adalah profesi yang termasuk kategori profesi yang penuh tekanan. Pada kategori itu pun, guru lebih sering mengalami stres. Riset National Foundation for Educational Research (2019) di Inggris menunjukkan 1 dari 5 guru mengalami stres pada hampir seluruh waktu bekerjanya, lebih tinggi dibandingkan profesi lain pada kategori yang sama, 1 dari 8 orang.

Mengapa guru mengalami banyak tekanan?

Ada sejumlah tantangan dan pengalaman yang menyebabkan guru merasa stres. Mulai dari tantangan dalam menghadapi puluhan murid pada waktu yang bersamaan; puluhan orangtua dengan beragam karakteristik; tuntutan dari manajemen pendidikan untuk mencapai target sekolah/madrasah dan pemerintah; beradaptasi dengan sejumlah perubahan, seperti kebijakan, isu sosial, dan teknologi; memadukan tuntutan kurikulum dengan kebutuhan murid; mendapat tanggung jawab besar tapi seringkali otonominya dibatasi banyak pihak; sering kali masih bekerja di malam hari dan akhir pekan; tidak jarang menggunakan uang pribadi untuk peralatan pembelajaran muridnya, dan lain sebagainya.

Apa akibatnya?

  1. Pertama, kita sebagai guru dapat mengalami pengalaman menderita mengajar, merasa tidak berdaya dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pendidik. Stres membuat guru menjadi lebih mudah marah, bersikap emosional, panik ketika ada tantangan, enggan mempelajari hal baru hingga menurunnya kualitas hidup dan relasi sosial. Pada ujungnya, stres akan menjadi sumber berbagai penyakit fisik yang sangat mungkin dialami oleh guru.

  2. Kedua, lebih jauh lagi, stres pada guru akan berdampak pada kualitas pembelajaran yang dialami oleh murid. Murid pun mengalami pengalaman menderita belajar, merasa tidak berdaya dalam proses pembelajaran. Murid jadi merasa tidak aman dan tidak dipahami sehingga melahirkan respons murid yang enggan belajar, tidak percaya diri dalam berpendapat, hingga membuat kegaduhan sendiri. Pada akhirnya, murid pun tidak sepenuhnya bisa mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Padahal sebagai pendidik, kita mempunyai harapan yang indah baik terhadap diri sendiri maupun terhadap murid-murid kita. Guru semangat mengajar, tangguh menghadapi tantangan, mandiri mencari solusi, reflektif terhadap kesalahan, adaptif melakukan perbaikan, maupun murid belajar dengan kemauan sendiri, tangguh menghadapi tantangan, mandiri mengatasi kesulitan, reflektif terhadap kesalahan, dan adaptif melakukan perbaikan. Sejumlah harapan tersebut pada dasarnya menggambarkan merdeka belajar (self regulated learning), yaitu suatu kapasitas untuk mengatur sendiri suatu urusan yang menjadi tanggung jawab kita.

Bekal dasar menjadi pendidik merdeka belajar adalah motivasi diri. Barang siapa yang mampu memotivasi diri niscaya akan lebih merdeka belajar. Mereka yang merdeka belajar relatif bisa mengatasi kesulitan, tahan terhadap stres, dan memiliki kinerja yang lebih baik (lihat Mujis dan Bokhove, 2020Skibbe dkk., 2019). Oleh karena itu, mari berlatih menumbuhkan motivasi melalui materi ini.

Selasa, 06 September 2022


Olimpiade APBN adalah sebuah kompetisi berskala nasional untuk pelajar dari SMA/ MA/ SMK/ Sederajat atau Program Paket C yang ada di Indonesia bertujuan mengasah kemampuan dalam bidang pengelolaan keuangan negara yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan.

Selain itu, Olimpiade APBN 2022 ini juga bertujuan untuk melatih dan meningkatkan pengetahuan serta kemampuan siswa SMA/ MA/ SMK/ Sederajat dalam teori dan aplikasi melalui kecepatan dan ketepatan peserta dalam mengerjakan soal ataupun kasus mengenai APBN. Olimpiade APBN 2022 ini bersifat GRATIS (peserta tidak dikenai biaya pendaftaran).

Selengkapnya tata cara pendaftaran, persyaratan pendaftaran dan timeline kegiatan dapat dibaca pada modul-modul berikut :

Pendaftaran Olimpiade APBN 2022 dimulai tanggal 25 Juli s.d 7 September 2022 pada link berikut :

https://klc2.kemenkeu.go.id/olimpiade_apbn

Demikian informasi mengenai Olimpiade APBN 2022, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih .....

Popular Posts

Mengenai Saya

Foto saya
Cobalah dulu, baru cerita. Pahamilah dulu, baru menjawab. Pikirlah dulu, baru berkata. Dengarlah dulu, baru beri penilaian. Bekerjalah dulu, baru berharap

Galery Q

Diberdayakan oleh Blogger.